drizzle profile

Foto saya
Terkadang kata-kata saja tak cukup untuk mengenal seseorang .. Tapi kata-kata dapat bertindak sebagai langkah awal .. Seorang cewek sederhana penyuka gerimis yang menungggu cowok sederhana penyuka hujan ..

para penyuka gerimis (sepertinya)

trainer : 1st day

Kamis, September 02, 2010
August, 25-2010

TRAINER : FIRST DAY

Entah setan atau malaikat apa yang merasuki pikiran ini sampai saya mau jadi trainer (dan pada akhirnya saya harus sangat bersyukur mengalami job seperti ini.) Ngasi tugas buat mereka, ngerelain pulsa buat ngebangunin mereka, pulang malam demi tugas-tugas yang (kata mereka) banyak banget, dan yang paling penting NGBAWA TAS MEREKA !! yang sumpah berat banget. Encok dah punggung tua saya ini..

Pertama ketemu kelompok 16 yang beranggotakan : (jiaaaa, berasa paspampres)
Diajeng Ayu (komunikasi) ,
Maria Yasinta (politik) ,
M. Hatta (administrasi negara) ,
Didi Syaputra (perhotelan) ,
Elvira Ratna (hub. internasional) ,
Nurul Syamsiyah (ilmu inf. dan perpustakaan) ,
M. Masykur (sosiologi) ,
Priyohadi (hub. internasional) ,
Hidayatul Masitoh (administrasi negara) ,
Rizky Rahmansyah (sosiologi) , dan
Polistha Eka (antropologi).

Saya kira saya yang bakal merajai kalo kita ada rapat kecil membahas tugas eh ternyata mereka yang pada merajai. Berasa saya ini yang maba dan mereka yang trainer !! Rela deh dijadikan bahan gojlokan mereka. Mungkin mereka pada mbatin, Kok bisa dapet trainer lemot dan lugu nan bodoh kayak saya.”

Dengan motto “Practise Make Perfect” (itu juga mereka yang punya ide sedangkan saya sebagai trainer yang baik, tinggal tunggu jadi, hahaaa) kita membuat semua tugas-tugas dengan adu mulut terlebih dahulu. Yang satu mau begini, yang satunya pingin begini, trainer pingin begini, pokoknya pakai ribut kecil dululah. Jujur saya sebagai trainer sama sekali nggak paham waktu salah satu dari mereka ngusulin motto Practise Make Perfect. Batin saya, ini maksudnya apa, artinya apa, kok bisa tercetus motto itu kenapa?? Tapi demi harga diri seorang kakak kelas dan demi nama baik seorang trainer, biar terlihat pinter gitu, saya ngeiyain aja, orang semua anak pada setuju, yah sudah saya mah ngikut aja. Dengan tampang sok tahu, saya ngomong gini ke Nurul Syamsiyah (pencetus motto), “Oia dek, kamu sekarang jelasin maksud motto itu ke temen-temen kamu yang lain biar waktu ditanya-tanya timdisnya kalian bisa njawab.” Padahal waktu dia ngejelasin ke temen-temen yang lain dan secara tidak langsung, dia juga turut ngejelasin maksud dari motto itu ke saya. Mantaps !!!! Memang maksud dan tujuan saya itu kok waktu nyuruh dia.

Hari pertama itu, kita ngerjain tugas di rumah salah satu dari mereka. Di daerah sekitar UPN gitu, saya kira deket ehh ternyata lumayan juga, mana macet pisand kesananya. Waktu kita sudah sampai, dihitung, ternyata kurang anak buah saya. Dan sebuah sms masuk ke hape saya
“Mbaknya dimana?? Aku masih di Unitomo nih.”
DOENKKK !!!! Polistha si anak Jombang, nyasar dah. Saya yang memang sejatinya buta jalan, nggak tahu habis dari Unitomo kemana lagi. Dan setelah melalui sms-sms dan telpon-telpon yang (lumayan) menguras pulsa sampailah dia. Dengan tampang polos bak maba dia malah senyum-senyum nggak jelas. Memang penuh KONTROVERSIAL orang Jombang itu. Ckckck.
Waktu di rumah itu, kerjaaan saya cuma :
1. Duduk sambil mikir (sedang apa ya saya disini??) ,
2. Ngutak-ngutik hape yang lowbat ,
3. Mondar mandir dari teras ke ruang tamu, dari ruang tamu ke teras dan
4. MENGHABISKAN CEMILAN !!
Habis saya bingung mau ngerjain apa. Mereka yang aktif banget ngerjain semua tugas-tugas. Saya mah (sekali lagi) tinggal ngikut aja. Hahaaa. Betapa (tidak) beruntungnya kalian mendapatkan trainer aneh seperti saya. 


Pukul 10.30an pm
Kita kelar mengerjakan tugas yang bakal dibawa buat besok. UFO diadakan 2 hari, August 26-27 2010. Keplek sama buku tanda tangan berwarna oranye (fisip banget !!!!). Dan maba yang (kurang) beruntung malam itu, yang harus mengantarkan saya sampai kost adalah Priyohadi, anak Solo yang sama sekali nggak ada Solo-Solonya. Sumpah, cerewetnya bukan main!! Ada aja yang diomongin waktu di jalan. Dari asal, rencana tugas buat lusa, tentang ketidaksukaannya dengan salah satu anggota kelompok sampai curhat tentang dia yang masih sayang sama mantan pacarnya.

Waktu kita lagi bicara tentang asal daerah, dia nyerocos ngalor-ngidul tentang daerahnya. Saya itu dengernya, dia asal dari Tulung (berasa pernah tahu dan tidak nama daerah ini) ehh ternyata setelah mengalami kebolotan yang (tidak) akut, saya baru paham kalau ternyata dia berasal dari Solo. Pantes aja, saya ngomong Jawa Timur, dia kok nyambungnya ke Jawa Tengah. Jauh banget kan perbedaannya, salah dia juga. Sudah malam, laper, capek, ditambah saya bersin-bersin gara-gara angin jadinya konsentrasi sukses buyar. Hohooo, maafkan saya, dek.

Tapi Priyohadi anaknya asyik kok, tanggung jawablah kalau diberi tugas. Dia sempat cerita sih kalau dia memang anaknya cerewet. Saya mah oke-oke saja tapi yah harus sabar. Waktu dia ngomong ini, saya nyambungnya itu, waktu dia cerita dengan semangat-semangatnya saya cuma bisa bilang,
Haaahhh, apa dek, nggak denger aku..”

Sudah saya tak ada respect terhadap ceritanya ehh apesnya lagi sepulang dari nganter saya, rantai sepeda motornya putus. Terpaksa deh dia nuntun motornya nyari tukang tambal ban. Huaaa, maafkan trainermu yang tidak beradab ini, dek.

Dan selebihnya keadaan bisa dikondisikan dengan baik oleh trainer yang (tak) handal ini. Jadi, UFO hari pertama dilalui dengan lancar oleh anak buah maba saya walaupun si Polistha telat. Entah dia lupa jalan ke kampus, lupa tempat ngumpulnya buat anak-anak maba berbaris, atau mungkin dia lupa kalau harus ikut orientasi kampus. Untung aja nggak kena bentakan timdis. Pokoknya salam Practise Make Perfect lahh !!!!

Terdapat 0 comments:

Posting Komentar

drizzle label